Keterangan :
Tanah longsor di Desa Somogede mengakibatkan kerusakan pada dua rumah warga di Dusun Ngubengan dan Dusun Silempung, dengan kategori kerusakan ringan hingga sedang pada bagian dapur dan garasi. Total terdampak sebanyak 3 KK dengan 12 jiwa. Seluruh warga dalam kondisi selamat tanpa korban luka maupun jiwa. Satu keluarga sempat mengungsi sementara ke rumah kerabat saat kejadian berlangsung. Selain itu, masih terdapat potensi bahaya lanjutan berupa batu besar di atas tebing yang berisiko jatuh.
Penanganan dilakukan melalui kerja bakti bersama warga, relawan, TNI, dan Polri untuk membersihkan material longsoran. BPBD Kabupaten Purworejo telah melaksanakan asesmen, pendataan, dokumentasi, serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Rencana tindak lanjut meliputi pembuatan terasering untuk menstabilkan lereng, pemantauan kondisi tanah secara berkala oleh perangkat desa, serta peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi longsor susulan saat hujan dengan intensitas tinggi.
Penyebab :
Hujan dengan intensitas lebat yang berlangsung cukup lama menyebabkan kondisi tanah menjadi jenuh air dan labil, sehingga memicu terjadinya longsor pada tebing di sekitar permukiman warga. Faktor kemiringan lereng dan kondisi struktur tanah yang kurang stabil turut memperbesar risiko terjadinya longsor.
Kronologis :
Pada hari Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, wilayah Desa Somogede, Kecamatan Pituruh mulai diguyur hujan dengan intensitas lebat. Hujan berlangsung secara terus-menerus hingga kurang lebih pukul 19.00 WIB. Curah hujan yang tinggi dalam durasi cukup lama menyebabkan tanah di sekitar permukiman warga, khususnya di Dusun Ngubengan dan Dusun Silempung, menjadi jenuh air dan kehilangan kestabilannya.
Sekitar pukul 17.10 WIB, terjadi longsor pertama di Dusun Ngubengan RT 02/RW 01. Tebing setinggi kurang lebih 9 meter dengan panjang sekitar 7 meter dan ketebalan material sekitar 2 meter longsor dan menimpa bagian samping rumah milik Bapak Soleman. Material tanah mengenai dinding kayu pada bagian dapur rumah berukuran 6 x 3 meter, sehingga menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang. Meski demikian, seluruh penghuni rumah yang terdiri dari 2 KK atau 9 jiwa dalam kondisi selamat dan tetap berada di rumah.
Tidak lama berselang, longsor juga terjadi di Dusun Silempung RT 01/RW 02. Tebing dengan ketinggian kurang lebih 10 meter dan panjang sekitar 9 meter mengalami longsor dan menimpa bagian samping atas garasi rumah milik Bapak Sony. Material longsoran dengan ketebalan sekitar 2 meter menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang pada dinding garasi berukuran 9 x 2 meter. Bangunan utama rumah tidak mengalami kerusakan. Pada saat kejadian, penghuni rumah yang terdiri dari 1 KK atau 3 jiwa dalam kondisi selamat, namun memilih mengungsi sementara ke rumah orang tua/mertua atas nama Samini untuk menghindari potensi bahaya lanjutan.
Pasca kejadian, warga bersama relawan dan unsur terkait segera melakukan penanganan awal dengan membersihkan material longsoran menggunakan peralatan seadanya. Hingga saat ini, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan telah berangsur cerah, namun masih terdapat potensi ancaman lanjutan berupa batu berukuran besar di atas tebing dekat rumah warga yang berisiko jatuh apabila terjadi hujan kembali.
Alamat :
Dusun Ngubengan RT 02/RW 01 dan Dusun Silempung RT 01/RW 02, Desa Somogede, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo.